YAYASAN PERTAKINA INDONESIA

BERITA

Mentoring dan Evaluasi: Pendampingan Terstruktur untuk Pertumbuhan Bisnis PMI yang Berkelanjutan

Dalam Inkubator Bisnis PMI, Mentoring dan Evaluasi merupakan komponen kunci yang memastikan setiap peserta tidak hanya belajar secara teoritis, tetapi juga berkembang secara nyata dalam praktik usaha. Banyak UMKM mengalami stagnasi karena kurangnya pendampingan berkelanjutan dan evaluasi yang objektif. Oleh karena itu, inkubator menerapkan sistem mentoring terstruktur yang dipadukan dengan evaluasi berkala untuk mengawal pertumbuhan bisnis peserta secara konsisten.

1. Konsep Mentoring dalam Inkubator Bisnis PMI

Mentoring merupakan proses pendampingan intensif antara mentor dan tenant inkubator. Mentor berasal dari praktisi bisnis, konsultan UMKM, dan tenaga ahli, termasuk mitra internasional. Dalam sesi mentoring, peserta mendapatkan:

  • Arahan strategis sesuai tahap bisnis
  • Diskusi permasalahan riil yang dihadapi usaha
  • Rekomendasi solusi yang aplikatif
  • Dukungan dalam pengambilan keputusan

Pendekatan mentoring bersifat personal dan kontekstual, menyesuaikan karakter usaha, sektor bisnis, dan kapasitas peserta.

2. Metode Mentoring yang Digunakan

Inkubator Bisnis PMI menerapkan beberapa metode mentoring, antara lain:

  • One-on-one mentoring, untuk pembahasan mendalam dan spesifik
  • Group mentoring, untuk berbagi pengalaman antar tenant
  • Online mentoring, bagi PMI aktif atau peserta di daerah
  • On-site mentoring, melalui kunjungan usaha jika memungkinkan

Metode ini memastikan proses pendampingan tetap fleksibel namun terarah.

3. Sistem Evaluasi Berkala

Evaluasi dilakukan secara periodik untuk mengukur perkembangan bisnis. Peserta dievaluasi berdasarkan indikator yang disepakati, seperti:

  • Perkembangan penjualan
  • Kualitas produk atau layanan
  • Penerapan SOP dan legalitas usaha
  • Strategi pemasaran yang dijalankan
  • Pengelolaan keuangan dasar

Evaluasi tidak bertujuan menghakimi, melainkan sebagai alat refleksi untuk perbaikan berkelanjutan.

4. Alat dan Instrumen Evaluasi

Inkubator menggunakan berbagai alat evaluasi, seperti:

  • Progress report bulanan
  • Key Performance Indicators (KPI) sederhana
  • Checklist implementasi materi
  • Review model bisnis
  • Feedback dari mentor dan pelanggan

Hasil evaluasi menjadi dasar penyesuaian strategi mentoring selanjutnya.

5. Tindak Lanjut dan Perbaikan Berkelanjutan

Setiap hasil evaluasi diikuti dengan rencana tindak lanjut yang jelas. Peserta bersama mentor menyusun:

  • Target jangka pendek
  • Strategi perbaikan
  • Timeline implementasi
  • Indikator keberhasilan

Pendekatan ini memastikan bahwa setiap peserta terus bergerak maju dan tidak berhenti pada fase awal inkubasi.

Melalui sistem Mentoring dan Evaluasi yang terstruktur, Inkubator Bisnis PMI memastikan proses pembelajaran benar-benar berdampak pada pertumbuhan usaha. Pendampingan yang konsisten dan evaluasi yang objektif membantu pelaku UMKM PMI membangun bisnis yang tangguh, adaptif, dan berkelanjutan.

Share the Post:

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Join Our Newsletter

Tentang kami

PERTAKINA (Perkumpulan Tenaga Kerja Purna & Keluarga) adalah Organisasi Non pemerintah yang berbadan hukum perkumpulan, bergerak pada sektor pemberdayaan tenaga kerja Indonesia (TKI) Purna.

Kontak Kami

Dusun Sanan
Desa Dayu rt 03/01
Kecamatan Nglegok
Kabupaten Blitar 66181

Scroll to Top